Archive for April, 2007

Google Joke hahaha

Saturday, April 21st, 2007

–Go to Google.com

–Click on Maps.

–Click on get Directions.

–From New York, New York.

–To Paris, France.

–And read line # 24.

Cerita dari si CW

Friday, April 20th, 2007

Seorang pemain profesional bertanding
dalam sebuah turnamen golf. Ia baru saja
membuat pukulan yang bagus sekali yang
jatuh di dekat lapangan hijau. Ketika ia
berjalan di fairway, ia mendapati
bolanya masuk ke dalam sebuah kantong
kertas pembungkus makanan yang mungkin
dibuang sembarangan oleh salah seorang
penonton. Bagaimana ia bisa memukul bola
itu dengan baik?

Sesuai dengan peraturan turnamen, jika
ia mengeluarkan bola dari kantong kertas
itu, ia terkena pukulan hukuman. Tetapi
kalau ia memukul bola bersama-sama
dengan kantong kertas itu, ia tidak akan
bisa memukul dengan baik. Salah-salah,
ia mendapatkan skor yang lebih buruk
lagi. Apa yang harus dilakukannya?

Banyak pemain mengalami hal serupa.
Hampir seluruhnya memilih untuk
mengeluarkan bola dari kantong kertas
itu dan menerima hukuman. Setelah itu
mereka bekerja keras sampai ke akhir
turnamen untuk menutup hukuman tadi.
Hanya sedikit, bahkan mungkin hampir
tidak ada, pemain yang memukul bola
bersama kantong kertas itu. Resikonya
terlalu besar.

Namun, pemain profesional kita kali ini
tidak memilih satu di antara dua
kemungkinan itu. Tiba-tiba ia merogoh
sesuatu dari saku celananya dan
mengeluarkan sekotak korek api. Lalu ia
menyalakan satu batang korek api dan
membakar kantong kertas itu. Ketika
kantong kertas itu habis terbakar, ia
memilih tongkat yang tepat, membidik
sejenak, mengayunkan tongkat, wus, bola
terpukul dan jatuh persis di dekat
lobang di lapangan hijau. Bravo! Dia
tidak terkena hukuman dan tetap bisa
mempertahankan posisinya.

Ada orang yang menganggap kesulitan
sebagai hukuman, dan memilih untuk
menerima hukuman itu. Ada yang mengambil
resiko untuk melakukan kesalahan bersama
kesulitan itu. Namun, sedikit sekali
yang bisa berpikir kreatif untuk
menghilangkan kesulitan itu dan
menggapai kemenangan.

Mampukan ku setia dan terus bertahan…

Tuesday, April 10th, 2007

Aku menyendiri

Berpikir siapakah diriku

Aku pun merenung

Tertegun dan berkaca

Apa yang telah kulewati bersama

Apa yang telah kurasakan

Apakah semua ini hanya semuku

Dan hanya angan semata dariku

Ku menilik menoleh ke belakang

Dan menemukan diriku entah di mana

Garis yang kubuat dahulu merancu

Waktu yang kurangkai kini menerpaku

Apakah aku kini siapa dan bagaimana

Aku tak mampu menebaknya

Aku tak mau untuk meramalnya

Kusedih, kubahagia

Entah bagaimana hati ini

Aku pun usai berkata-kata

Karena seakan asing wicaraku

Ku ingin memeluk dirimu erat

Menggandeng tanganmu mesra

Namun tak kutemukan senyumnya

Karena waktu berpaling dariku

Ketika semua ini membuat ku gundah

Ketika aku pun menjerit racau

Akankah kutemukan dirimu dalam hati ini

Akankah aku membanggakan dirimu

Aku lelah aku lelah akan waktu

Aku benci benci akan diriku

Mampukan kumengubah apa yang ada padaku

Mampukan ku bertahan dan jadi terbaik

Mampukan ku bangkit dan mencinta

Mampukan ku setia dan terus bertahan…